5 Hal dari Menonton TV ini Dapat Membuat Anda Lebih Bahagia


Dari saat pertama kali diperkenalkan ke publik di tahun 1928, televisi telah berevolusi dari prototipe mentah menjadi tv modern yang dapat mengakomodir segala kegiatan manusia, dari sekadar menonton tayangan stasiun televisi, menjelajah internet, menonton konten video online, mendengarkan musik, sampai menjadi layar proyeksi mutakhir perangkat komputer dan game.

Setelah lebih dari 80 tahun hadir di tengah kehidupan kita, tentu sudah begitu banyak keluarga dari berbagai era yang ditemani oleh perangkat televisi. Meski kini tidak banyak orang yang gemar menonton acara televisi, tak bisa dipungkiri bahwa perangkat TV menjadi salah satu yang kehadirannya tidak boleh absen di hunian Anda. Canggihnya teknologi TV masa kini membuat TV dapat diintegrasikan dengan peralatan elektronik lainnya sehingga TV tidak hanya dapat digunakan untuk menonton acara-acara yang disediakan oleh stasiun TV.

Menurut Gretchen Rubin, ternyata menonton TV dinilai dapat membuat Anda merasa lebih bahagia, loh! Bagaimana caranya? Berikut sedikit ulasannya untuk Anda!

  • Pilih dan tunggu program yang memang ingin Anda tonton

Jadikan kegiatan menonton TV sebagai sebuah pilihan, dan bukan jalan terakhir ketika Anda tidak memiliki kegiatan apapun untuk dikerjakan. Pilih dan tunggu sebuah program yang benar-benar ingin Anda tonton, dan bukannya hanya duduk manis dengan sekotak penuh snack dan menonton apa saja yang tersaji di TV tanpa adanya suatu program tertentu yang benar-benar ingin Anda saksikan.

Menunggu-nunggu datangnya program TV kesayangan Anda dinilai seakan menanti datangnya suatu hal menyenangkan. Sama ketika seseorang menantikan detik pergantian tahun baru, menantikan suatu hal baik tentu akan membuat Anda merasa bahagia.

  • Gunakan TV untuk lebih dekat dengan kerabat dan keluarga

Di masa di mana setiap orang sibuk dengan urusan mereka masing-masing, tidak terkecuali Anda dengan anggota keluarga Anda, menonton TV dapat menjadi salah satu cara Anda memanfaatkan waktu untuk menjadi lebih dekat dengan setiap anggota keluarga Anda.

Seringkali untuk Anda dan istri yang mungkin sibuk bekerja dan anak yang sehari-harinya dihabiskan dengan kegiatan sekolah, dalam sehari Anda tidak memiliki waktu bahkan selama 5 menit untuk bersama dengan keluarga Anda. Setiap orang sibuk dengan urusannya masing-masing di ruang kerja ataupun di kamar tidur, dan orang tua semakin tidak mengetahui perkembangan anak-anak setiap harinya.

Dengan menghabiskan waktu bersama di depan TV, setidaknya Anda dapat bercengkerama dengan semua anggota kelarga sehingga hubungan setiap orang akan semakin dekat dan harmonis. Obrolan-obrolan kecil pun tentu akan terlontar selama Anda sekeluarga berkumpul bersama.

  • Sesekali tonton iklan yang sedang tayang

Di tangan orang-orang kreatif, banyak tayangan iklan yang diolah seunik mungkin sehingga dapat memancing reaksi penontonnya. Terkadang iklan-iklan yang berkonsep unik dapat menjadi topik pembicaraan di tengah-tengah keluarga yang sedang berkumpul. Tak jarang juga iklan dikemas dengan bumbu komedi sehingga menghibur dan mengundang gelak tawa orang yang menontonnya. Untuk itu, mungkin bukan hal yang buruk untuk menonton tayangan iklan di TV.

  • Pasang TV dengan perangkat lain

TV modern kini memiliki fitur dan port untuk dapat disambungkan dengan beberapa perangkat elektronik lainnya seperti komputer, laptop, playstation, xbox, atau wii. Anda dapat mencoba fitur-fitur ini dan rasakan betapa bahagianya menggunakan TV.

  • Binge-watching bisa menjadi pilihan yang menarik

Binge watching atau yang biasa disebut dengan movie marathon bisa juga membuat Anda lebih bahagia. Menonton beberapa episode atau part dari sebuah serial tv atau film tentu akan terasa sangat menyenangkan. Anda bisa menggunakan TV untuk menonton beberapa seri film Harry Potter dalam sehari, daripada terpaksa menonton acara-acara yang ditayangkan di TV.

Nah, itulah 5 hal dari menonton TV yang dapat membuat Anda merasa lebih bahagia. Untuk mendapatkan kebahagiaan ketika menonton TV seperti tersebut di atas, selalu pastikan TV Anda selalu dalam performa sempurna tanpa adanya kerusakan suatu apa. Hindari kerusakan pada unit TV Anda dengan perawatan yang benar, dan apabila TV Anda mengalami kerusakan, segera cek dan bawa TV Anda ke tukang service TV yang tentu dapat mengatasi kerusakan TV.

3 Sifat Jahil Sesuai Dengan Moment

Pada umumnya semua orang itu pasti memiliki sisi jahil dalam dirinya, bahkan para kutu buku serta orang-orang bijak sekalipun memiliki sifat jahil. Berbagai macam kejahilan dilakukan oleh semua orang, hanya untuk sekedar iseng atau sekedar mencairkan suasana. “menurut saya”, sifat jahil itu terbentuk sesuai dengan karakter dirinya masing-masing, misalkan jahilnya seorang “pemikir” pasti berupa kejahilan yang bersifat jenius, dan jahilnya seorang “bad boy” pasti bikin sikorbannya jengkel. Nah berikut ini akan saya sampaikan 3 sifat jahil sesuai moment.

  1. Jahil Dihari Ulang Tahun

Sejatinya siapa saja yang menjadi korban kejahilan seorang teman pasti tidak akan senang. Namun rasa senang ini muncul pada kejahilan dengan “moment” tertentu. Misalkan, kita dijahili oleh teman-teman dengan tujuan membuat “surprise” saat bertepatan dengan hari ulang tahun kita.

  1. Jahil Dihari Kelulusan

“Untuk jahil yang satu ini jangan ditiru ya”, biasanya sifat-sifat jahil para siswa-siswi ini akan muncul saat merayakan kelulusannya. Dimulai dari mencoret-coret baju, membopong wali kelasnya, saling melempar-lempar buku, hingga yang lebih parah adalah jahil kepada sekolahan lain yang diakhiri dengan “tawuran”.

  1. Jahil Dihari Pernikahan

Biasanya orang yang jahil di hari pernikahan itu adalah teman-teman dekatnya atau teman spesialnya. Kejahilan ini akan mereka buat seperti misalkan “sob maaf ya gue ga bisa datang kehari pernikahan lu, soalnya gue ada acara mendadak yang penting banget”, ehhh, tau-taunya mereka datang dengan berbagai “surprise”.

Jangan Biasakan 3 Sifat Ini Jika Tidak Ingin Dimanfaatkan Orang Lain

Manusia itu diciptakan dengan karakter dan sifat-sifat yang berbeda pada umumnya. Dari setiap individu orang pasti ingin merasa dihargai, dihormati, dicintai, dan sebagainya. Namun tak sedikit juga dari individu yang selalu dibenci, diremehkan, dimanfaatkan, dan sebagainya. Sejatinya, kita kembalikan lagi pada diri sendiri, jika kita menanam racun maka akan berbuah pahit dan jika kita menanam madu maka akan berbuah manis. Berikut ini akan saya sampaikan 3 sifat yang selalu dimanfaatkan oleh Teman curang.

  1. Selalu Menerima Walau Tak Menyenangkan

Sifat ini cenderung susah menolak, ia akan selalu mengatakan “yes” padahal didalam hatinya adalah “No” atau ia akan menuruti permintaan orang lain padahal dalam hatinya menolak. Tentu saja sifat ini akan dimanfaat kan oleh seorang teman yang curang, dan pada saat kita membutuhkan bantuannya teman tersebut, ia dengan tegas menolak kita.

  1. Terlalu Baik

Bersikap baik memang diwajibkan pada semua orang, namun sikap baik ini juga harus pada tempatnya. Jika kita terlalu baik pada orang yang curang, justru ini akan menjadi boomerang bagi kita. Teman yang curang itu akan memanfaat kan sifat baik kita.

  1. Selalu Mengalah

Sifat yang satu ini memang selalu menjadi sasaran empuk bagi teman yang curang. Misalkan, kita mendapat antrian nomor 1 kemudian si teman curang itu meminta untuk bertukar posisi dengan kita, dan kita pun merelakannya serta mengalah.

Jangan lakukan 3 Hal Buruk Ini saat Berkomunikasi Dengan Orang Lain

Komunikasi itu merupakan alat penghubung ungkapan rasa atau ekspresi seseorang ke seseorang lainnya. Terlebih, saat berkomunikasi menyangkut pekerjaan. Jika komunikasi itu buruk, maka akan berdampak buruk juga terhadap pekerjaannya itu. sebagai antisipasinya, berikut ini akan saya sampaikan 3 kebiasaan buruk saat berkomunikasi.

  1. Berkomunikasi Sambil Asyik Main Ponsel

Sejatinya setiap orang itu  mempunyai kesibukannya masing-masing. Meskipun sedang sibuk-sibuknya, etika dalam berkomunikasi juga harus diperhatikan. Jika kita masih asyik bemain ponsel saat berkomunikasi dengan partner kerja, maka kita akan dianggap orang yang tidak profesional.

  1. Suka Memotong Pembicaraan

“Belum selesai bicara udah main potong aja”. Yaps, mungkin itu ungkapan hati seseorang yang telah dipotong pembicaraannya oleh kita. Hal ini bisa sangat sensitif, bahkan bisa berujung dengan konflik dan adu fisik. Oleh karena itu, kita harus belajar menjadi pendengar yang baik dan menghargai opini orang lain.

  1. Berkomunikasi Tapi Menggenakan Headset

Hal yang satu ini juga dapat memicu terjadinya konflik. Misalkan, orang itu sedang berbicara pada kita yang sedang menggenakan headset, maka orang tersebut akan beranggapan bahwa ucapannya itu tidak didengar oleh kita dan tentunya akan menyinggung perasaan orang tersebut.